Jakarta (ANTARA) – Menurut Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi, jalan tol yang menghubungkan Cibitung dan Cilincing akan membantu mengurangi jumlah kemacetan akibat kendaraan yang bepergian dari dan ke Pelabuhan Tanjung Priok.

Menurut apa yang disampaikan Menteri Prasarana dan Perhubungan di sini pada hari Selasa, “Jika nanti, akses tol ke Pelabuhan Kalibaru juga akan dilakukan, diharapkan dapat menurunkan biaya logistik hingga 50 persen.”

Dia melanjutkan, pemerintah melakukan proses pembangunan infrastruktur secara konsisten dan metodis.

Menurut Sumadi, pembangunan tersebut telah dilakukan secara efektif, dimulai dari tahap perencanaan, dilanjutkan dengan tahap pembangunan, dan berujung pada penyelesaian infrastruktur dan penyambungan fasilitas (misalnya penyambungan kawasan industri dengan kawasan industri). Pelabuhan).

Menurutnya, jalan tol yang menghubungkan Cibitung dan Ciling akan meningkatkan daya saing barang-barang produksi dalam negeri, yang pada gilirannya akan menarik minat investor baik domestik maupun internasional di kawasan industri yang meliputi Bekasi, Karawang, dan sekitarnya. .

Selain itu, kinerja pelabuhan akan meningkat sebagai akibat dari pembangunan jalan tol yang akan memberikan akses dari dan ke Pelabuhan Patimban di Subang, Jawa Barat. Penyelesaian proyek ini dijadwalkan pada tahun 2024.

Pendirian Pelabuhan Tanjung Priok akan dilengkapi dengan keberadaan Pelabuhan Patimban yang akan memudahkan distribusi logistik nasional.

“Lokasi industri di Bekasi bisa menggunakan Pelabuhan Tanjung Priok sedangkan kawasan industri di Karawang bisa menggunakan Pelabuhan Patimban. Menurutnya, hal ini akan menimbulkan persaingan yang sehat dan akan semakin meningkatkan pelayanan yang diberikan oleh kedua pelabuhan tersebut.

PT Cibitung Tanjung Priok Tollways (PT CTP) yang dimiliki oleh PT Access Pelabuhan Indonesia dan PT Menara Maritim Indonesia merupakan perusahaan yang bertanggung jawab atas pembangunan dan pengoperasian jalan tol yang membentang antara Cibitung dan Cilincing.

Kedua bisnis tersebut merupakan bagian dari PT Pelindo Solusi Logistik (SPSL) yang merupakan sub-holding PT Pelindo yang fokus pada pengembangan logistik dan hinterland. Kedua perusahaan tersebut merupakan anak perusahaan SPSL.

Pelibatan langsung PT Pelindo yang juga bertanggung jawab mengelola Pelabuhan Tanjung Priok diharapkan dapat meningkatkan pelayanan terhadap truk peti kemas dan barang yang diangkut dari dan ke pelabuhan.

Selasa menandai peresmian jalan tol Cibitung-Cilincing sepanjang 27,2 kilometer (km) (20 September 2022).

Jalan tersebut merupakan bagian dari proyek pembangunan jalan tol di Jakarta Outer Ring Road (JORR) 2 yang diharapkan dapat lebih mendukung arus barang dan logistik dari kawasan industri di Bekasi, Karawang, dan sekitarnya ke Pelabuhan Tanjung Priok dan dan sebaliknya. Jalan tersebut saat ini sedang dalam proses pembangunan.

Selain itu, Presiden juga meresmikan Jalan Tol Serpong-Balaraja Seksi 1A yang terletak sepanjang 5,1 kilometer dan merupakan bagian dari JORR 3.

Kendaraan yang lewat tidak perlu lagi melewati jantung kota Jakarta setelah JORR 2 dan JORR 3 selesai dibangun dan telah menghubungkan lokasi di barat dan timur Jakarta. Hal ini akan berkontribusi pada pengurangan jumlah kemacetan di DKI Jakarta.